Es Nata De Coco dengan Sasa Santan Kelapa, Segarkan Hari-harimu!

Siang ini cuacanya panas banget! Saya aja yang di rumah kerasa gerahnya. Apalagi anak-anak yang baru pulang sekolah. Mereka cuma bisa selonjoran di depan TV dengan kipas angin yang hidup. Saya pikir, ada baiknya membuat sesuatu untuk mereka. Jadi, saya ke dapur, membuka lemari es dan menemukan nata de coco di sana.

Selain itu, masih ada sisa buah nangka yang tempo hari dibuat jus. Hm ... enaknya dibuat apa, yah? Saat masih bingung sedangkan di kulkas tak ada lagi yang bisa dijadikan bahan penyegar di saat seperti ini, saya tak sengaja membuka lemari penyimpanan dan nyaris bersorak. Saya menemukan Sasa Santan Kelapa di dalamnya.
Sasa Santan Kelapa
 Sasa Santan Kelapa
Yah, sebuah ide kontan memenuhi kepala saya, nih! Campuran nata de coco dan nangka serta Sasa Santan Kelapa pasti bisa menjadi penawar di cuaca yang terik seperti ini. Tak perlu menunggu waktu lama, saya langsung mengeksekusinya.

Yang pertama saya lakukan tentu saja mengiris nangkanya. Tak mungkin saya memasukkan nangka yang masih utuh beserta bijinya ke dalam minuman yang mau saya sajikan untuk anak-anak. Terlebih si bungku yang baru masuk TK tahun ini. 

Saya sungguh bersyukur dengan adanya santan instan yang sebenarnya lupa kapan saya simpan. Bagaimana tidak, dengan adanya santan instan ini, saya tak perlu memarut kelapa yang pastinya membutuhkan waktu lama. Santan ini praktis, tinggal tuang karena sebenarnya santan ini sudah matang dan siap pakai.

Mendengar saya sibuk di dapur, rupanya si sulung yang sudah berada di kelas 5 SD mendekat. Dia tersenyum lebar tatkala melihat saya tengah mengiris nangka. Tanpa disuruh, dia bergabung. 

Waktu melihat saya menuangkan santan instan ini ke dalam panci, dia sempat bertanya, kok ibu make santan kemasan, sih? Nanti gak sehat, lho! Saya sih, menanggapinya dengan tersenyum saja sembari menambahkan gula dan daun pandan ke panci berisi santan yang sudah saya tanak.

Tapi sepertinya si sulung masih belum puas. Dia kembali mengingatkan kalau produk kemasan itu biasanya mengandung bahan pengawet yang banyak. Sedangkan saya sendiri meminta mereka untuk tidak terlalu sering memakan makanan atau minuman kemasan. Baiklah, akhirnya saya mengalah.

Saya jelaskanlah pada si sulung kalau sebenarnya Sasa Santan Kelapa ini memanglah produk instan, tapi tidak mengandung bahan pengawet. Jadi, aman untuk kesehatan. Lagipula, rasa dan aromanya juga persis seperti santan yang diparut. Tak akan memberikan perubahan apapun pada rasa makanan.

Ah, dasar nasib saya punya anak yang bawel, dia sekali lagi bertanya, mencoba meyakinkan dirinya kalau santan ini aman atau tidak. Sekali lagi saya katakan aman. Bahkan, saya memberikan bekas bungkusan santan dan memintanya mencium aromanya. Seketika dia tersenyum dan bilang, Wah, benar yah, Ma! Baunya kayak santan asli!

Akhirnya dia berhenti merecoki saya dengan segala macam bahaya makanan kemasan. Tapi, dia masih bertanya, kok saya memakai santan instan? Bukankah di belakang rumah ada pohon kelapa yang buahnya bisa diambil? 

Kali ini saya jelaskan padanya, jika saya harus memarut kelapa sendiri, kapan es nata de coco-nya selesai? Membuat santan dengan kelapa asli itu lama, lho! Sedangkan dengan menggunakan ini, cuma butuh waktu beberapa menit saja. Lagipula, santan ini serbaguna. Bisa digunakan untuk memasak apa saja. 
Es Nata De Coco
Es Nata De Coco
Sibuk bertanya akhirnya membuat si sulung tak sadar kalau es nata de coco dengan Sasa Santan, Aslinya Santan Kelapa kami sudah siap. Tanpa menunggu saya selesai menghias gelas, dia langsung meminum bagiannya. Seketika dia tersenyum lebar dan berkata Enak, yah! Ma!
Share on Google Plus

About Negara Daha

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar :

Posting Komentar